Mengenalmu membuatku tersipu-sipu sendiri...
Berinternet, masih merupakan aktifitas aneh saat itu bagi sebagian besar mahasiswa seangkatanku waktu berkuliah di jenjang strata satu (FKM Universitas Hasanuddin-1998). Internet hanya merupakan kebutuhan pelengkap, bukan utama bagiku saat itu. Istilah-istilah seperti chatting, browsing, upload,E-mail, dan milis, sepertinya membuatku berada pada suasana keterasingan, manakala beberapa orang teman kuliah mendiskusikannya.
Dengan sedikit berlagak acuh, kupendam rasa keingintahuan dan ketertarikanku, ketika beberapa orang teman kuliah mengajakku mencoba jasa internet dekat kampus, menunggu kuliah berikutnya dimulai. Hmm, selain benar-benar gagap, aku berusaha untuk menolak ajakannya dan berusaha menyembunyikan rasa malu kepada temanku itu, apalagi saat itu jasa internet masih terbilang mahal dan biaya hidup juga pas-pasan, apalagi yang familiar dengan internetpun terhitung baru satu dua orang saja, pikirku.
Hingga pada suatu saat, ketika salah seorang dosen Mata Kuliah Epidemiologi Penyakit Tidak Menular Ibu DR.Ida Leida,MKM memberikan tugas kepada kami untuk mencari artikel ilmia dalam jurnal terbaru via internet dan memberikan ulasan lalu mengirimkannya dalam bentuk softcopy via e-mail pribadinya, yang lengkap dengan deadline waktunya.
Selanjutnya,dengan mengandalkan jasa teman-teman, aku memberanikan diri berselancar menggunakan internet bersama mencoba berinternetan, keunikan dan kelucuan yang bagiku merupakan kenangan indah yaitu sampai harus setiap saat memperhatikan jam dinding dengan pertimbangan kekhawatiran apabila masa orientasi terhadap jasa 'aneh' ini melewati waktu tarif pengelola, sekali-kali kumemanggil pengelola, apabila teman yang mengajariku menemui hambatan, atau bahkan terjadi hang dan koneksi error sampai-sampai pengelola memandang lucu kepada kami. Lucu memang, kadangkala ku tertegun apa dan bagaimana fasilitas seperti ini dapat menghubungkan semua insan di belahan bumi manapun, hanya dengan satu dua ayunan langkah jari tangan menekan papan tuts.
Hari itu kisah terindah yang tidak akan terlupa, sekalipun tanggal pastinya kulupa. Kenangan berselancar membuat e-mail, mengirim, berselancar, dan juga mengobrol (chatting) dengan bantuan temanku.
Lama setelah itu, aku berusaha untuk mempelajari berbagai hal menyangkut dunia maya dan perkembangannya. Hingga aku memiliki kebiasaan yang menurutku mengarah ke arah kecanduan untuk ke internet dan menjelajahi berbagai portl yang ada, dan yang paling sering ku akses adalah mesin pencari (Google) untuk tujuan yang bermacam-macam.
Membuat blog pun bagiku terasa lebih mudah ketika dengan ringannya ku ketikkan sepenggal kata bantu :panduan membuat blog pribadi. dari manual itulah aku belajar membuat blog, dan blog itu bertahan hingga saat ini.
Bagiku, pengalaman-pengalaman ini mungkin tidak akan menjadi cepat terwujud andaikan saja tugas dari dosen itu tidak sempat diberikan.
Aku teringat kenangan itu dan akan selalu kujadikan pengalaman buat generasi-generasi mendatang, bahwa online itu terkadang dimulai dari sesuatu yang dipaksakan.
No comments:
Post a Comment